Demam Android melanda

Posted: April 12, 2010 in Gadget
Tag:, , , , , ,

Sering terdengar orang membicarakan Android di telinga kita akhir-akhir ini? Begitulah besarnya perhatian orang Indonesia mengenai perkembangan Telepon Genggam. Banyak Orang membicarakan mengenai sistem perangkat mobile terbaru (Android), akan tetapi sudah pahamkah Android itu apa?

Android adalah software stack untuk perangkat mobile/seluler yang mencakup sistem, middleware dan aplikasi kunci, yang menggunakan versi modifikasi dari kernel Linux yang pada awalnya dikembangkan Android Inc, sebuah perusahaan yang kemudian dibeli oleh Google, dan dan akhir-akhir ini oleh Open Handset Aliansi. Hal ini memungkinkan pengembang untuk menulis kode pemrograman dalam bahasa jawa, pengendalian perangkat jawa dikembangkan melalui perpustakaan Google.

Distribusi Android dimulai tanggal 5 November 2007 dan diumumkan oleh pendiri Open Handset Alliance, sebuah konsorsium dari 47 perangkat keras, perangkat lunak dan telekomunikasi perusahaan yang ditujukan untuk memajukan standar perangkat mobile. Google merilis sebagian besar kode Android dibawah lisensi Apache, sebuah perangkat lunak bebas dan lisensi open source .

Sistem opearsi Android ini akan meramaikan pasar smart phone dan mulai terlihat menggeser dominasi sistem operasi yang telah tersebar di pasar seperti symbian, windows mobile dan blackberry. Hal ini dikarenakan para vendor besar kecuali Nokia mulai melirik dan menggunakan sistem operasi Android yang memiliki biaya lisensi lebih murah dan sifatnya semi open source serta support semua aplikasi atau layanan dari Google.

Salah satu ‘senjata’ perangkat mobile dengan sistem Android adalah pada Portal Market dan sejenisnya disediakan ribuan aplikasi, yang mayoritas bisa didapatkan secara gratis. Hal inilah yang ditunggu-tunggu oleh pengguna internet dengan mobilitas yang tinggi, khususnya bagi mereka yang familier dan selalu menggunakan berbagai aplikasi khas dari Google, seperti Google Search, Google Talk, Gmail, Google Maps, dan Google Calendar.

Perangkat mobile dengan basis sistem Android memanjakan penggunanya dengan Akses internet penuh disamping harga handset yang cenderung lebih murah dibanding handset yang menggunakan sistem lain, blackberry misalnya. Ponsel Android yang sudah beredar di pasaran harganya berkisar Rp2,9 juta hingga Rp6,9 juta untuk yang branded. Sedangkan non-branded hanya Rp1 juta hingga Rp2 juta. Selain harga jika melihat dari sisi toko aplikasi, Android juga lebih unggul. Aplikasi di Google market store saat ini jumlahnya lebih banyak daripada BlackBerry Application store.

Perkembangan kebutuhan informasi mendorong meningkatnya animo masyarakat  dalam mengakses internet, dan cenderung menjadi kebutuhan masyarakat banyak. Munculnya Android dirasakan bisa memenuhi kebutuhan tersebut.

Berbeda dengan BlackBerry dengan fitur messagingnya, Android mempunyai kelebihan di fitur multimedia. Bagi pengguna yang suka browsing internet, dunia hiburan, serta society yang gemar berkomunikasi secara cepat dan luas lebih disarankan menggunakan handset dengan basis operasi Android. Untuk pebisnis yang sangat tergantung dengan transfer data yang cepat via email, lebih disarankan menggunakan handset dengan sistem operasi Blackberry. Jadi jika kedepan seorang eksekutif muda mengantongi 2 ponsel dengan basis Blackberry dan Android merupakan hal yang wajar. Bagaimana dengan Anda? Sebaiknya diperhatikan terlebih dahulu rutinitas dan kebutuhan Anda, jangan seperti ‘kebanyakan’ orang yang menenteng sebuah ponsel hanya sebagai prestige yang tidak begitu mengetahui fungsi dan cara menggunakannya. Sing Penting gaya…..Katanya😀

MyFreeCopyright.com Registered & Protected

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s